YOGYAKARTA – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali menambah deretan pakar di lingkungan akademisnya. Pada Rabu (8/4/2026) Sidang Senat Terbuka secara resmi mengukuhkan Prof. Dr. Abdur Rozaki sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Islam dan Etnisitas.
Acara yang berlangsung khidmat di Gedung Multi Purpose UIN Sunan Kalijaga ini dihadiri oleh jajaran senat, akademisi, serta tamu undangan. Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Abdur Rozaki memaparkan pidato pengukuhan mendalam bertajuk “Islam, Etnisitas, dan Dinamika Keindonesiaan Kita: Problema, Tantangan, dan Proyeksi Membangun Indonesia Emas”.
Menjawab Tantangan Keberagaman
Dalam pidatonya, Prof. Rozaki menyoroti realitas sosiologis Indonesia yang luar biasa kompleks, dengan lebih dari 1.340 suku bangsa yang tersebar di ribuan pulau. Ia menegaskan bahwa kekayaan latar belakang sosial dan budaya ini adalah anugerah sekaligus tantangan besar dalam menjaga integrasi bangsa.
Poin sentral dari pemikiran Prof. Rozaki adalah urgensi penguatan model kewarganegaraan inklusif. Menurutnya, kunci utama menuju Indonesia Emas bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bagaimana negara dan masyarakat mengelola keberagaman identitas—baik agama maupun etnis—secara setara di mata hukum dan sosial.
Ia merefleksikan bahwa Islam dan etnisitas harus berjalan beriringan sebagai energi positif dalam memperkuat tenun kebangsaan, bukan justru menjadi pemicu fragmentasi sosial.
Pengukuhan Prof. Dr. Abdur Rozaki diharapkan memberikan kontribusi pemikiran segar bagi dunia akademik dan praktisi kebijakan di Indonesia. Dengan kepakarannya di bidang Islam dan Etnisitas, beliau dipandang sebagai figur penting yang mampu menjembatani dialog antar identitas di Indonesia.
(AHM)
